Wonopuro, Sebuah Wilayah Terpencil di Ponorogo yang Masih Sangat Alami – Visit Ponorogo

Di dusun Sidowayah, desa Sidoarjo, kecamatan Jambon, kabupaten Ponorogo terdapat sebuah wilayah terpencil yang berada di antara bukit dan dikelilingi pegunungan tinggi. Tempat tersebut adalah Wonopuro, begitulah nama wilayah itu, lingkungan yang masih benar-benar alami, jauh dari hiruk pikuk ramainya perkotaan.

Sebelumnya di Wonopuro belum terdapat aliran listrik PLN. Untuk sumber penerangan di malam hari, warga memanfaatkan lampu tenaga surya. Namun untuk memenuhi kebutuhan listrik mereka telah berusaha menarik minat Pemerintah Daerah Ponorogo dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) untuk memperluas jaringan PLN hingga masuk ke daerah mereka. Warga Wonopuro bergotong royong mengangkat tiang listrik yang begitu berat dari bawah hingga ke ujung bukit rumah mereka. Sungguh perjuangan yang luar biasa.

youtube.com

(youtube.com)

Selain untuk penerangan, listrik juga sangat diperlukan untuk kegiatan belajar anak-anak dan juga kegiatan keagamaan. Di Wonopuro terdapat 27 kepala keluarga dengan bertani sebagai mata pencaharian mereka. Mayoritas tanah yang mereka garap adalah hasil dari kemitraan dengan pihak Perhutani.

youtube.com

(youtube.com)

youtube.com

(youtube.com)

Beginilah rumah-rumah warga di Wonopuro, semuanya masih tradisional dan sangat lekat dengan alam. Jika di perkotaan anda melihat banyak rumah dengan garasi yang berisi kendaraan, di Wonopuro anda akan melihat rumah yang hampir semuanya memiliki kandang hewan peliharaan.

Matapencaharian Warga Wonopuro

youtube.com

(youtube.com)

“Jika mau membangun juga sulit karena keterbatasan material dan juga dari akses jalannya. Kami di sini pekerjaanya hanya sebagai petani, menggarap tanah dengan bermitra dengan pihak perhutani sambil memelihara hewan ternak.” Kata Mesnun, seorang warga dari Wonopuro.

youtube.com

(youtube.com)

youtube.com

(youtube.com)

youtube.com

(youtube.com)

youtube.com

(youtube.com)

Berkat kerjasama mereka dengan ESDM, akhirnya dalam waktu yang tidak lama mereka bisa merasakan fasilitas listrik seperti layaknya kita di perkotaan. “Ini kan listrik sudah meskipun belum nyala, hanya tinggal menunggu nyala. Jadi kalau listrik sudah menyala harapan kami selanjutnya adalah akses jalan meskipun tidak terlalu lebar, paling tidak bisa dilewati oleh mobil.” Imbuhnya.

Akses Jalan di Wonopuro

youtube.com

(youtube.com)

youtube.com

(youtube.com)

youtube.com

(youtube.com)

Selain listrik, akses jalan yang memadai merupakan hal yang paling penting untuk warga Wonopuro. Untuk berangkat ke sekolah anak-anak harus berjuang menempuh jarak yang cukup jauh untuk bisa sampai di sekolah. Itu pun jalan yang dilalui begitu sulit dan berada di antara jurang-jurang yang curam.

Taman Baca Anak

youtube.com

(youtube.com)

youtube.com

(youtube.com)

Salah satu yang menarik di Wonopuro adalah adanya ‘Taman Baca’. Sebuah gazebo yang didirikan oleh swadaya masyarakat Wonopuro yang di prakarsai oleh Bapak Loso ketua RT setempat dengan fasilitas buku bacaan yang ada di dalamnya. Meski koleksi buku-buku di sini masih belum banyak, namun anak-anak di Wonopuro sangat antusias untuk membaca bersama.

youtube.com

(youtube.com)

Biasanya mereka berkumpul sore hari atau sepulang dari sekolah. Nah, anda juga dapat memberikan buku-buku yang bermanfaat di taman baca ini. Selain itu anak-anak di Wonopuro juga sangat senang jika ada mahasiswa atau relawan yang datang untuk berbagi ilmu atau pengalaman yang dimiliki. Masyarakat Wonopuro sangat ramah dan menyenangkan, anda akan disambut dengan baik jika berkunjung ke tempat ini.

3 Comments

  1. Rosa 8 Mei 2016
  2. Rosa 8 Mei 2016
    • Adhi Maspamuji 8 Mei 2016

Leave a Reply