Hal-hal yang Harus Kamu Tau Dari Kabupaten Ponorogo

Siapa yang tidak mengenal Reog Ponorogo? Ya, kesenian yang satu ini memang sudah dikenal sampai ke mancanegara. Adalah satu dari banyak kesenian budaya yang ada di Indonesia yang berasal dari Kabupaten Ponorogo. Pada setiap pementasan kesenian Reog ada sosok warok, jathil, bujang ganong (ganongan) dan barongan (dadak merak)  yang ikut tampil pada saat pertunjukan Reog berlangsung. Budaya daerah dari ponorogo ini masih sangat kental dengan hal-hal yang berbau mistik dan klenik atau ilmu kebatinan.

Di artikel ini saya tidak hanya akan membahas tentang Reog, karena masih banyak pesona yang ada di Kabupaten Ponorogo yang membuatmu ingin cepat-cepat kesana. Pesona apa saja yang terdapat pada Kota Reog ini? Mari kita ulas satu-satu.

 

7 Pesona Kabupaten Ponorogo

 

1. Obyek Wisata Telaga Ngebel

flickr.com

flickr.com

Danau yang terletak di kaki gunung Wilis ini adalah danau alami. Berada di ketinggian 734 meter dari permukaan air laut. Kamu akan disuguhi dengan pemandangan pinggir danau yang indah, udara pegunungan yang sejuk dan jernihnya air danau. Terletak di bagian timur Kabupaten Ponorogo, sekitar 30 kilometer ke arah timur dari pusat kota Ponorogo. Kamu bisa mencapai obyek wisata ini dalam waktu sekitar 45 menit dengan kendaraan bermotor.

Setiap tanggal 1 muharram atau 1 suro (penanggalan jawa) diadakan tradisi larung sesaji oleh kelompok masyarakat di sekitar telaga Ngebel. Untuk menarik minat wisatawan disediakan dua tumpeng raksasa. Tumpeng yang pertama akan dihanyutkan di telaga Ngebel, sedang tumpeng yang kedua akan diperebutkan oleh warga dan wisatawan pun boleh ikut memeriahkan berebut berkah ini.

Selain itu, disana banyak rumah makan yang menyediakan menu seperti nila bakar dan tiwul goreng. Di sana juga banyak yang menjual durian di pinggir jalan sekitar telaga, kamu bisa menikmatinya di tempat atau membawanya pulang sebagai oleh oleh.

2. Gunung Bedes Sooko

flickr.com

flickr.com

Gunung bedes sebenarnya bukan gunung melainkan sebuah bukit karena tingginya hanya sekitar 200 meter dari permukaan air laut. Kenapa disebut gunung bedes karena di tempat ini banya sekali kera yang dalam bahasa jawanya adalah bedes. Jalan menuju gunung bedes cukup sulit karena kamu harus melewati medan yang penuh tanjakan dan jalan yang tidak rata.

Tapi semua usahamu melewati jalan menuju gunung bedes akan terbayar ketika kamu sudah sampai di puncak gunung. Keindahan panorama gunung bedes akan langsung membuat moodmu kembali membaik. Kamu bisa melihat pemandangan indah yang ada di bawah, di tambah terpaan angin yang menerbangkan rambutmu. Kamu bisa berfoto sepuasnya di puncak gunung, tapi tetap berhati hatilah karena tebing bukit sangat curam.

3. Air Terjun Pletuk Sooko

flickr.com

flickr.com

Masih di kecamatan sooko tepatnya di desa juruga dusun kranggan ada air terjun pletuk. Air terjun yang membelah perbukitan ini jatuh dari ketinggian sekitar kurang lebih 40 meter. Disaat musim penghujan airnya berwarna sedikit kecoklatan, kamu bisa menikmati paronama perbukitan ditampah percikan air terjun yang tertiup angin dan membasahi wajahmu.

4. Sate Ayam Khas Ponorogo

flickr.com

flickr.com

Di Ponorogo ada tempat bernama gang sate, adalah kampung yang menjadi pusatnya para penjual sate ayam. Karena di sini banyak warung warung sate ayam berderet di sepanjang jalan. Satu porsi sate ayam terdiri dari sepuluh atau lima belas tusuk sate, bisanya dinikmati dengan irisan lontong sebagai pengganti nasi. Sambal yang digunakan adalah sambal kacang yang terdiri dari cabai, kacang, rempah-rempah dan bumbu lainnya. Satu porsinya dihargai Rp.15.000,00 sampai  Rp.17.000,00 saja.

5. Taman Rekreasi Wisata Ngembag

flickr.com

flickr.com

Dari pusat kota Ponorogo ke arah timur kurang lebih 3 kilometer ada taman rekreasi wisata ngembag. Di taman ngembag ini terdapat sejumlah wahana bermain dan fasilitas-fasilitas lain seperti kebun binatang mini, kolam renang untuk anak anak dan orang deasa. Setiap akhir pekan tempat ini selalu dipadati pengunjung yang membawa serta anak dan istri mereka untuk melepaskan penat.

6. Jalan Suromenggolo atau Jalan Baru

flickr.com

flickr.com

Jalan sepanjang sekitar satu kilometer ini diresmikan pada tahun 2004. Sepanjang jalan ini akan anda temui warung lesehan atau biasa disebut angkringan yang buka setiap malam hari. Ujung jalan ini menuju pusat olah raga seperti stadion, GOR, gedung kesenian, taman kota dan kolam renang. Selain menjadi jalan alternatif  jalan ini juga sering digunakan untuk even balapan motor drag race.

7. Kesenian Reog Ponorogo

flickr.com

flickr.com

Di Ponorogo Reog sudah mendarah daging di kalangan masyarakat setempat. Reog sudah menjadi semacam identitas Kabupaten Ponorogo. Setiap hajatan yang digelar seperti festival tahunan oleh Pemkab Ponorogo kesenian ini selalu dipentaskan. Biasanya diselenggarakan di alun-alun kota saat bulan purnama, festival reog nasional dan festival reog mini.

Barongan atau dadak merak beratnya mencapai 60 kilogram dan penari hanya menggunakan gigi dan rahangnya untuk mengankat topeng barongan tersebut. Kadang ada juga penari barongan yang menambah orang untuk duduk di atas kepala macan dan lagi-lagi mengangkatnya hanya dengan gigi dan rahangnya.

 

Itu adalah beberapa hal menarik yang bisa kamu temui di Kabupaten Ponorogo dan masih banyak lagi yang belum saya ulas, insha Allah saya akan melengkapi artikel ini yang menununjukkan pesona dan keunikan kota saya, kota tercinta Kabupaten Ponorogo. Terima kasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca artikel saya, jika anda punya tempat menarik atau hal unik dari Kabupaten Ponorogo silahkan tinggalkan komentar.

No Responses

  1. Pingback: Tempat Makan Enak di Ponorogo 15 Januari 2016

Leave a Reply