Packer Pensiun

Dua tahun lalu saya adalah seorang karyawan di sebuah perusahaan swasta. Saya memutuskan bekerja di luar kota karena gajinya yang jauh lebih besar dari UMK di kota tempat saya tinggal, tapi itu berarti saya harus menjalani hidup diperantauan. Setelah membulatkan tekad dan mendapat restu dari orang tua, saya berangkat dari kampung halaman menuju tempat perantauan. Bekerja di PT Unilever Indonesia Tbk. ice cream faktory, berada di kawasan industri jababeka, cikarang Bekasi. Saya mulai bekerja pada awal tahun 2013 sebagai karyawan yang berstatus kontrak.

Dari perantauan saya dua tahun terakhir ini banyak hal yang saya dapatkan, saya senang bekerja di Unilever, orangnya lucu-lucu, kreatif, dan suka bercanda. Sekarang saya mencoba membuat tulisan yang mungkin bisa menjadi kenangan untuk kita satu mesin MP Dienst.

Dimulai dari kegiatan harian kita, dari nungguin jemputan sampai pulang kerja, dari yang bikin seneng sampai yang bikin bete

Menunggu jemputan

Menunggu jemputan dari pabrik adalah rutinitas kita sehari-hari, naik jemputan pabrik selain lebih ekonomis juga lebih nyaman dari naik angkot dan lebih safety dari naik ojek. Selain itu kebersamaan kita dengan teman-teman yang membuat kita lebih memilih menggunakan fasilitas dari perusahaan ini. Momen-momen seperti inilah yang membuat kita merasa senang yang tidak bisa kita dapatkan lagi saat ini. Meski ada juga momen yang bikin kita bete, yaitu saat kita ditinggal jemputan karena terlambat dan harus naik ojek, kehujanan dan basah kuyup, sampai pabrik tidak bisa TSI (absen) karena tangan basah dan sampai lane disuruh masuk ke palletizing. Kalau menemui hari seperti ini, rasanya pengen cepet pulang, mandi terus tidur.

 

Mesin nggak jalan itu rasanya sesuatu banget deh! Serius, sumpah, asli! Ini hal-hal yang biasa kita lakukan saat mesin nggak jalan

Shift malam Shift malam

Biasanya awal shift mesin-mesin tidak berproduksi, ini adalah rezeki anak soleh yang masuk shift malam. Setelah makan malam bersama di kantin kita langsung sibuk sendiri-sendiri, tapi bukan sibuk bekerja melainkan sibuk mencari tempat untuk merebahkan badan dan mencerna makan malam.

 

Kekonyolan-kekonyolan yang membuat kita tertawa

Video yang saya buat saat kita ngerjain Agus Wahyudi. Good job guys!


meme Meme

meme meme

Banyak sekali kekonyolan-kekonyolan yang kita lakukan, dimanapun kita berada kita selalu melakukannya, saat di area mesin, di loker, maupun di kantin. Beberapa meme yang saya buat ini mungkin menunjukkan beberapa kebiasaan konyol kita. Ferdian; Mungkin dia terobsesi oleh iklan extra j*ss sehingga dia hanya akan menoleh saat dipanggil “LAKI”. Miko; Aku tidak tau apa dia makan secara teratur, tapi kalo ada orang yang paling panik di mesin, itu adalah dia. Zaki, Arik, Rizal; kalian boleh menyebutnya tiga serangkai, trimasgetir atau apalah. Yang pasti kalo mereka sudah bersatu untuk ng-bully orang dan orang yang di-bully itu kamu, mending kamu cabut aja bro. Agus Wahyudi; Korban bullying dari trimasgetir. Ilham Sufaat; Dia itu, asudahlah.

 

Bagian yang terakhir ini isinya tentang cita-cita dan mimpi kita semua, dan semua hal yang bikin kita kangen sama suasana seperti ini

Packer MP Dienst

Hidup tidak akan ada artinya tanpa adanya orang lain di sekitar kita untuk berbagi momen-momen kebahagiaan dan tertawa bersama. Mungkin ini sudah berakhir tapi aku yakin akan melihat kalian lagi. #oneday #myfriends #whenmemoryremains

Ini adalah saat dimana kita akan menengok kebelakang dan teman-teman yang dulu selalu bersama, satu persatu mulai menghilang dan saya mulai merasa apa hanya saya yang merindukan kalian? Dari yang berangkat bekerja bersama, ngepack bersama, ketawa bersama, foto bersama dan bahkan makan bersama. Sampai sekarang kita sudah tidak bisa bersama lagi, dan semua mulai menjalani kehidupan masing-masing, sibuk sendiri-sendiri. Mau ketemu susah, bahkan mau menyapa juga susah. Kalau sudah seperti ini tidak ada yang bisa dipersalahkan, tidak ada! Memang semua masa-masa itu sudah berlalu, yang bisa terucap hanya “semoga sukses, sampai nanti ketemu lagi” iya “nanti”  entah kapan itu?

 

“Apa kabar teman-temanku yang sedang berjuang meraih tujuan masing-masing? Untuk Zaki, Rizal, Agus, Renda, Arik, Ilham, Budi, Bayu, Miko, Ahmad, Trio, Udin, Hariadi, Jalu, Ringga, Ferdian dan semuanya, apa saat ini kalian sudah berhasil menggenggam kesuksesan? Atau kalian masih jatuh bangun melanjutkan perjuangan? Apa pun itu, semoga Allah meridhai kalian dan memudahkan jalan kalian meraih yang kalian inginkan. Aamiin…”

Leave a Reply