Daur Hidup Nyamuk

Nyamuk adalah serangga kecil penghisap darah yang memiliki tubuh langsing bersisik, dua sayap dan enam kaki. Nyamuk atau dalam bahasa Inggris disebut mosquito, berasal dari kata Portugis yang berarti ‘lalat kecil’. Pada nyamuk betina terdapat probosis (mulut penghisap) yaitu bagian yang memanjang dari kepala nyamuk.

Probosis berfungsi untuk menebus kulit dan menghisap darah mamalia (dalam sebagian kasus, nyamuk juga mengisap darah unggas dan reptil). Nyamuk betina membutuhkan banyak protein untuk pembentukan telur, sehingga nyamuk betina menghisap darah untuk mendapatkan protein yang dibutuhkan.

Nyamuk jantan tidak sama dengan nyamuk betina, hanya nyamuk betina yang menghisap darah manusia, sementara nyamuk jantan hanya menghisap nektar dan sari bunga. Telur-telur nyamuk membutuhkan protein yang terkandung dalam darah untuk dapat berkembang.

Dalam siklus hidupnya, nyamuk mengalami empat tahapan, dimulai dari telur, larva (jentik), pupa dan kemudian menjadi nyamuk dewasa. Fase perkembangan nyamuk dari mulai telur hingga menjadi nyamuk dewasa sangat menarik untuk dipelajari. Berikut siklus hidup nyamuk dari telur hingga dewasa dan kembali bertelur lagi.

1. Telur Nyamuk

telur nyamuk

(photomacrography.net)

Telur nyamuk seringkali diletakkan pada permukaan air yang tenang atau menempel pada bagian bawah daun yang terapung. Induk nyamuk menggunakan semacam reseptor yang ada di bagian bawah perutnya untuk menentukan tempat bertelur.

Telur-telur nyamuk memiliki panjang kurang dari 1 mm, induk nyamuk meletakkan telur-telurnya saling berdekatan dan jumlahnya bisa mencapai ratusan. Setelah itu telur-telur tersebut akan mengalami masa inkubasi atau pengeraman. Setelah masa inkubasi selesai, larva nyamuk akan keluar dari telurnya secara hampir bersamaan.

2. Larva Nyamuk (Jentik)

jentik-jentik nyamuk

LarvaNyamuk

Setelah menetas, telur nyamuk akan menjadi larva atau biasa disebut jentik nyamuk. Jentik nyamuk memakan mikroorganisme yang ada di dalam air. Pada fase ini jentik nyamuk akan mengalami pertumbuhan dan akan berganti kult sebanyak dua kali. Kemudian jentik nyamuk akan berubah menjadi pupa.

3. Pupa

pupa

(flickr.com)

Fase nyamuk bertransisi menjadi pupa, pada fase ini, nyamuk akan berhenti makan. Fase ini sangat mirip sekali dengan fase metamorfosis kupu-kupu. Saat semua organ nyamuk seperti antena, probosis, kaki, perut, dada, mata dan kaki nyamuk sudah terbentuk, nyamuk dewasa akan keluar dari kepompong.

4. Nyamuk Dewasa

nyamuk dewasa

(mosquito-man.com)

Sesaat setelah keluar dai kepompongnya, nyamuk dewasa sementara akan berada di atas permukaan air untuk menguatkan sayap dan tubuhnya. Daur hidup nyamuk dapat berlangsung selama 14 hari pada suhu 20°C. Pada sebagian jenis spesies nyamuk dapat menyelesaikan siklus hidupnya dalam waktu 4 hari. Setiap fase pada daur hidup nyamuk membutuhkan waktu yang berbeda-beda tergantung pada jenis dan temperatur, namun memiliki 4 fase yang sama yaitu telur, larva, pupa dan nyamuk dewasa.

 

Gambar Daur Hidup Nyamuk

daur hidup nyamuk

(carakukerja.com)

Daur hidup nyamuk memiliki 4 fase, yaitu; telur, larva (jentik), pupa kemudian nyamuk dewasa.

One Response

  1. Pingback: Daur Hidup Katak | Inzanami 12 Januari 2016
  2. siti 31 Januari 2016

Leave a Reply