Daur Hidup Lalat

Lalat adalah serangga pembawa penyakit yang hidup di sekitar kita. Lalat berkembang biak dan mencari makan di tempat sampah, feses dan tempat-tempat kotor lainnya. Mereka membawa jutaan mikroorganisme seperti bakteri salmonela dan menyalurkannya setiap kali hinggap di suatu benda.

Menurut suatu penelitian, lalat melihat suatu objek dalam gerak lambat (slow motion) sehingga mereka sangat gesit dan sangat sulit untuk di tangkap. Saking cepatnya, seekor lalat rata-rata mengepakkan sayapnya sebanyak 340 kali dalam satu detik. Jika manusia memiliki gerak reflek sekitar 1/4 detik, Gerak reflek lalat bisa mencapai 1/50 detik.

Sayap lalat mengandung racun sekaligus penawarnya, jika minumanmu tercelup lalat, pastikan kedua sayapnya tercelup agar minuman tersebut aman untuk diminum. Lalat memiliki kemampuan mencium aroma bangkai pada jarak 7 KM, sehingga lalat merupakan serangga yang akan menemukan bangkai walaupun di tempat yang paling tersembunyi sekalipun.

Cara yang paling sederhana untuk mengusir lalat adalah dengan menggunakan kantong plastik berisi air. Lalat memiliki lebih dari 1000 mata majemuk, pantulan cahaya dari air di dalam plastik akan membuat lalat bingung. Seperti serangga lain, lalat juga bermetamorfosis dan memiliki daur hidup, berikut 4 tahap daur hidup lalat.

1. Telur

(wordpress.com)

(wordpress.com)

Karena lalat merupakan serangga, maka lalat berkembang biak dengan cara bertelur. Seperti serangga lain lalat memulai daur hidupnya dari telur. Seekor lalat akan meletakkan telurnya di tempat sampah, kotoran, atau tempat yang memiliki sumber makanan.

Pada beberapa jenis lalat tertentu, induk lalat akan menyimpan telur mereka pada tubuhnya dan melahirkannya setelah telur telur tersebut menjadi larva. Berapa lama telur lalat menetas juga tergantung pada kebiasaan tempat lalat bertelur dan juga dari jenis lalat tersebut.

2. Belatung

(funnyjunk.com)

(funnyjunk.com)

Telur lalat yang sudah menetas akan menjadi larva atau belatung. Belatung membutuhkan banyak makanan untuk dapat berkembang. Belatung memiliki bentuk seperti ulat keci, mereka mencari makan dengan cara bergerak merayap.

Tempat yang paling disukai belatung adalah daging busuk, karena daging mengandung banyak protein untuk perkembangan mereka. Itu sebabnya banyak kita lihat bangkai-bangkai hewan biasanya sering ditumbuhi oleh belatung.

3. Pupa

(wikimedia.org)

(wikimedia.org)

Belatung yang banyak menyimpan cadangan makanan akan menjadi pupa dan memulai proses metamorfosis menjadi seekor lalat dewasa. Pupa lalat memiliki ukuran kecil, tidak bergerak dan menempel pada tempat-tempat tidak banyak bergerak.

4. Lalat Dewasa

(blogspot.com)

(blogspot.com)

Setelah melewati fase metamorfosis, pupa akan berubah menjadi lalat yang memiliki sayap dan dapat terbang dengan baik. Lalat dewasa akan kawin kemudian bertelur dan akan memulai proses daur hidupnya kembali.

Daur Hidup Lalat

(wordpress.com)

(wordpress.com)

Daur hidup lalat dimulai dari telur, kemudian telur-telur tersebut akan menetas dan menjadi larva. Larva lalat membutuhkan banyak makanan untuk melanjutkan ke fase pupa. Pada fase pupa, lalat tidak makan, mereka akan puasa dan bermetamorfosis menjadi lalat dewasa setelah beberapa hari. Lalat dewasa akan kawin kemudian bertelur dan memulai kembali proses daur hidup lalat.

Leave a Reply