Siklus Kehidupan Kupu-kupu

Kupu-kupu adalah makhluk yang memiliki bentuk dan corak sayap yang cantik. Kupu-kupu diperkirakan sudah ada di bumi sejak 40 juta tahun yang lalu. Yang menarik dari serangga cantik ini adalah siklus hidupnya yang terdiri dari empat fase yaitu dari telur kemudian menjadi ulat (larva).

Kemudian ulat akan bermetamorfosis menjadi kepompong (pupa) dan akhirnya menjadi kupu-kupu dewasa yang cantik. Dalam setiap fase kehidupan kupu-kupu, terdapat hal-hal menarik yang bisa kita jadikan pelajaran. Berikut adalah daur hidup kupu-kupu.

1. Telur Kupu-kupu

(butterfly-fact.co.nf)

(butterfly-fact.co.nf)

Kupu-kupu betina hanya akan bertelur pada jenis tanaman tertentu, yaitu pada jenis tanaman yang akan dimakan oleh larva. Saat bertelur kupu-kupu akan meletakkan telur pada bagian bawah daun dengan semacam zat perekat. Pada fase ini telur kupu- kupu akan menetas dan menjadi larva setelah melewati beberapa hari.

2. Larva (Ulat)

(qolbunhadi.com)

(qolbunhadi.com)

Setelah menetas, telur kupu-kupu akan menjadi larva atau ulat. Ulat adalah hewan ditakuti banyak orang, karena bentuknya dan bulunya yang menyebabkan gatal-gatal. Ulat adalah makhluk yang sangat rakus, ulat bisa dengan cepat memakan daun-daun yang ada di dekatnya.

Pada fase ini, pertumbuhan ulat sangat cepat, sehingga ulat akan berganti kulit sampai beberapa kali untuk menyesuaikan dengan ukuran tubuhnya yang besar. Pada akhir fase ini, tubuh ulat akan memiliki panjang sekitar 3-5 cm tergantung jenis kupu-kupu. Kemudian ulat akan melanjutkan ke fase selanjutnya yaitu berhenti makan dan menjadi kepompong.

Pupa (Kepompong)

(imgarcade.com)

(imgarcade.com)

Pada fase ini ulat akan menempel pada daun atau dahan dengan benang sutra yang keluar dari kelenjar ekornya. Kemudian ulat akan membentuk sebuah cangkang yang disebut dengan kepompong. Kepompong ini terbuat dari benang sutra yang dikeluarkan ulat dari kelenjar yang ada di tubuhnya.

Di dalam kepompong, ulat akan memulai proses untuk berubah menjadi kupu-kupu. Ulat akan melepaskan enzim yang akan mencerna hampir semua bagian tubuhnya sendiri. Sehingga yang tersisa di dalam kepompong adalah cairan yang nantinya akan menjadi kupu-kupu.

Cairan tersebut akan berubah dan membentuk bagian-bagian dari tubuh kupu-kupu seperti sayap, antena dan organ kupu-kupu lainnya. Fase ini membutuhkan energi yang banyak dan akan berlangsung selama dua minggu tergantung jenis kupu-kupu.

Kupu-Kupu

(pinterest.com)

(pinterest.com)

Setelah proses metamorfosis di dalam kepompong selesai, kupu-kupu akan mencoba keluar dengan menggunakan cairan dari tubuhnya untuk melunakkan kepompong. Kepompong yang telah lunak akan terlihat menjadi transparan, kemudian kupu-kupu akan keluar dengan merobek kepompongnya.

Setelah kupu-kupu keluar dari kepompong, kupu-kupu membutuhkan waktu untuk mengembangkan dan menguatkan sayapnya sampai kupu-kupu siap untuk terbang. Proses ini bisa berlangsung hingga beberapa jam, kupu-kupu tidak bisa terbang sampai sayapnya mengembang secara sempurna.

Setelah sayap kupu-kupu mengembang sempurna, mereka akan terbang untuk mencari makanan. Makanan kupu-kupu adalah nektar bunga. Kupu-kupu jantan akan mati setelah kawin, sedangkan kupu-kupu betina mati setelah bertelur dan begitu seterusnya.

Fakta Tentang Kupu-kupu

Kupu-kupu melihat dengan 12000 mata.

Kupu-kupu terbesar di dunia adalah Ratu Alexandra Birdwing (Ornithoptera Alexandrae) dari Papua.

Kupu-kupu terkecil di dunia adalah Western Pygmy Blue, ukuran sayapnya hanya 1,3 cm.

Kupu-kupu adalah indikator sebuah lingkungan yang masih terjaga keasriannya.

Kupu-kupu tidak dapat hidup di suatu tempat yang sudah tercemar polusi.

Kupu-kupu tidak bisa terbang jika suhu tubuhnya dibawah 30ºC.

Kupu-kupu jenis Bush Brown, ulatnya memiliki wajah mirip seperti Hello Kitty.

 

 

No Responses

  1. Pingback: Daur Hidup Nyamuk | Inzanami 11 Januari 2016

Leave a Reply