Dashrath Manjhi Menghabiskan Waktu 22 Tahun untuk Memahat Gunung

Dashrath Manjhi atau dikenal sebagai The Mountain Man alias Si Manusia Gunung, lahir di desa Gehlaur pada tahun 1934 negara bagian Bihar India. Dashrath Manjhi adalah seorang pria yang telah menghabiskan waktu 22 tahun untuk memahat gunung dengan hanya menggunakan palu dan pahat. Dashrath Manjhi melakukan hal tersebut setelah kematian tragis istrinya, dia tidak ingin orang lain menimpa hal yang sama dengan yang dialami oleh istrinya.

Dashrath Manjhi memulai memahat gunung ketika istrinya yang bernama Phaguniya Devi meninggal pada tahun 1959 karena tidak mendapatkan pertolongan pertama. Phaguniya Devi gagal mendapatkan penanganan medis yang memadai sesaat setelah terlibat dalam sebuah kecelakaan. Karena tidak adanya perawatan yang memadai di desa Gehlaur.

Untuk dapat sampai ke kota, Dashrath Manjhi harus menempuh jarak sejauh 34 mil atau sekitar 55 kilometer antara blok Atri dan Wazirganj, di distrik Gaya dan harus melewati perbukitan yang terjal. Karena kejadian tersebut, Dashrath Manjhi ingin memastikan bahwa warga desa lainnya tidak akan mengalami kemalangan yang sama seperti yang dialami Phaguniya istrinya.

Setelah itu, Dashrath Manjhi mulai bekerja siang dan malam memahat gunung hanya dengan menggunakan palu besi dan alat pahat seadanya. Usaha yang dilakukannya ini berhasil membuat jalan alternatif di antara perbukitan di distrik Gaya dan mengurangi jarak tempuh dari yang mulanya 55 kilometer hanya menjadi 15 kilometer saja. Walaupun pada awalnya penduduk desa Gehlaur menertawakan usahanya, Dashrath Manjhi telah membuat hidup penduduk desa menjadi lebih mudah.

Pada tahun 1982 atau 22 tahun kemudian, Dashrath Manjhi memutuskan untuk menyelesaikan proyek yang dikerjakannya selama puluhan tahun itu dan menghasilkan akses jalan baru sepanjang 110 meter, dengan lebar 9 meter dan memiliki tebing setinggi 8 meter di sisi samping jalan. Selain itu usaha keras Dashrath Manjhi juga berhasil menggerakkan pemerintah setempat untuk melanjutkan proyek jalan baru yang dibuatnya tersebut.

akses jalan baru yang berhasil diselesaikan Dashrath Manjhi via www.thebetterindia.com

Pada tahun 2015 sebuah rumah produksi film di India membuat film tentang pria tangguh ini yang khusus dipersembahkan kepada Dashrath Manjhi. Sesuai dengan namanya film tersebut diberi judul Manjhi. Film Manjhi dibperankan oleh aktor yang tengah naik daun di industri film India yaitu Nawazuddin Siddiqui yang memiliki karakter mirip seperti Dashrath Manjhi.

Nawazuddin Siddiqui memerankan Dashrath Manjhi via www.hourdose.com

Cerita yang menarik dan penuh inspirasi dari seorang manusia biasa yang bernama Dashrath Manjhi. Dia membuat sesuatu yang tidak mungkin dilakukan orang biasa menjadi mungki. Dan apa yang diusahakannya selama 22 tahun telah membantu ratusan orang di desanya. Walaupun awalnya banya orang yang menganggapnya gila, Dashrath Manjhi tetap meneruskan proyek tersebut dan tidak pernah menyerah.

Dashrath Manjhi berkata “Saat saya memulai membelah bukit, semua orang menertawakan saya dan mengatakan bahwa saya orang gila, tapi itu semua tidak ada artinya dan saya tetap pada keputusan saya. Meskipun pada awalnya kebanyakan penduduk desa mengejek saya, namun ada beberapa dari mereka yang mendukung di kemudian hari dengan memberikan makanan dan membantu membeli peralatan untuk saya.”

Hal yang paling sulit adalah meyakinkan orang lain dan membuat mereka percaya bahwa tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini jika Allah sudah berkehendak. Apa yang dia lakukan sungguh luar biasa dan harus menjadi inspirasi dan panutan untuk para pemuda sekarang. Dashdarth Manjhi meninggal karena kanker pada tahun 2007, masyarakat setempat memberinya penghormatan dengan sebuah pemakaman kenegaraan di Bihar India.

Dashrath Manjhi diusulkan supaya mendapat penghargaan Padma Shri pada tahun 2006 oleh pemerintah Bihar dalam sektor pelayanan masyarakat. Pemerintah Bihar juga mengusulkan pembangunan sebuah jalan sepanjang 3 kilometer untuk akses ke desa Gahlaur dan membangun sebuah rumah sakit yang dinamai Manjhi di desa tersebut.

 

Dashrath Manjhi ‘The Mountain Man’

9 Comments

  1. Gatot S 2 September 2015
  2. Alris 3 September 2015
  3. sehatisme 4 September 2015
  4. gopena 15 September 2016
  5. Oncom man 22 September 2016
  6. yuzarsif 26 September 2016
  7. muhammad arifudin 30 September 2016
  8. masbidin 2 Oktober 2016
  9. pastiguna 2 Desember 2016

Leave a Reply