10 Danau Paling Menakjubkan di Indonesia

Danau adalah sejumlah air yang terakumulasi pada suatu cekungan yang cukup luas, yang terjadi karena proses alami yaitu adanya tenaga tektonik, adanya aktivitas dari gunung berapi, adanya lapisan yang tidak tembus air dan menutup dasar karst, terjadinya pencairan gletser atau gunung es dan karena adanya sumber mata air. Danau alami bisa mengandung air tawar maupun air asin, tergantung dari mana sumber air danau tersebut.

Selain danau yang terbentuk secara alami di atas ada juga danau buatan berupa bendungan, situ atau waduk yang senganja dibuat untuk menampung air sebagai irigasi, sebagai pembangkit listrik tenaga air dan sebagai tempat rekreasi. Kali ini Inzanami mencoba mengulas 10 danau paling menakjubkan di Indonesia, setelah sebelumnya membahas tentang air terjun paling indah di Indonesia.

 

1. Danau Toba di Sumatra Utara

danau toba

Danau Toba yang terletak di Provinsi Sumatera Utara Indonesia adalah sebuah danau vulkanik alami. Danau Toba memiliki ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer, sehingga danau Toba merupakan danau terbesar di Indonesia. Terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosirdi tengah danau Toba. Pulau Samosir sendiri memiliki dua buah danau di dalamnya yaitu danau Sidihoni dan danau Natonang.

Sudah sejak lama danau Toba menjadi daerah tujuan wisata di Sumatera Utara, karena pesona alamnya yang luar biasa. Udara di danau Toba sejuk menyegarkan, hamparan air danau yang luas dan jernih membiru, ditambah pemandangan perbukitan dan pegunungan yang hijau menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Selain danau Toba, kamu juga bisa mampir ke bukit Lawang, Berastagi dan pulau Nias.

Danau Toba adalah danau vulkanik yang terbentuk akibat letusan supervolcano yaitu gunung berapi super yang terjadi sekitar 75 ribu tahun yang lalu. Karena letusan supervolcano tersebut, terbentuklah sebuah kaldera yang kemudian terisi oleh air dan menjadi sebuah danau yang sekarang dikenal sebagai Danau Toba. Sedangkan pulau di tengah danau Toba muncul karena tekanan ke atas oleh magma yang belum keluar yang sekarang dikenal dengan pulau Samosir.

 

2. Danau Segara Anak di Puncak Gunung Rinjani Lombok

danau segara anak

Segara Anak adalah danau kawah yanya terletak di pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, merupakan danau kaldera yang berada di puncak gunung Rinjani desa Sembalun Lawang. Diberi nama Segara Anak karena warna biru danau terlihat seperti Segara (laut) dan Anak yang berarti anak laut dan diyakini sebagai bagian dari laut yang terpecah ke dalam sebuah pulau.

Pemandangan di danau Segara Anak sungguh luar biasa indah sehingga banyak wisatawan yang rela mendaki gunung Rinjani untuk menyaksikan keindahan danaunya. Danau Segara Anak memiliki luas 1.100 hektar dengan kedalaman danau 230 meter, berada di ketinggian sekitar 2000 meter di atas permukaan air laut. Untuk mencapai tempat ini kamu harus mendaki gunung Rinjani terlebih dahulu yang tingginya mencapai 3726 meter di atas permukaan air laut.

Di danau ini terdapat banyak ikan yang sengaja dikembangbiakkan oleh pemerintah setempatmulai dari ikan nila, ikan mujair dan ikan mas, untuk menambah daya tarik wisatawan pada danau Segara Anak. Di dekat danau terdapat sebuah gunung volcano gunung Baru Jari yang merupakan anak gunung rinjani. Di dekat gunung Baru Jari terdapat sumber air panas yang dapat mengobati berbagai macam penyakit kulit.

3. Danau Sentani di Papua

danau sentani

Danau Sentani adalah danau yang terletak di di bawah lereng pegunungan Cagar Alam Cyclops Jayapura Papua. Danau Sentani berada pada ketinggian 75 meter di atas permukaan laut dan merupakan danau terbesar di Papua kerena memiliki luas memiliki luas sekitar 9.360 hektar. Danau Sentani memiliki arti “kami tinggal dengan damai di sini” nama Sentani diberikan oleh seorang pendeta yang melakukan misionaris di wilayah danau tersebut pada tahun 1898.

Danau Sentani terletak sekitar 50 kilometer dari pusat kota Jayapura, sehingga mudah untuk dijangkau. Di danau Sentani sudah banyak terdapat perahu wisata untuk berkeliling danau. Ada juga festival danau Sentani untuk menarik wisatawan yang diadakan setiap tahun pada pertengahan bulan Juni. Festival ini dimeriahkan dengan tarian-tarian dan upacara adat khas Papua, seperti penobatan Ondoafi dengan sajian berbagai makanan khas Papua.

Di danau Sentani terdapat satu-satunya ikan hiu yang hidup di air tawar yaitu hiu gergaji atau dalam bahasa latin disebut Pristis microdon. Selain hiu gergaji juga terdapat sekitar 30 spesies ikan endemik air tawar yaitu ikan gabus, ikan pelangi dan ikan pelangi merah. Danau Sentani juga dijadikan lokasi untuk berenang dan snorkeling karena keindahan bawah airnya yang luar biasa.

4. Danau Labuan Cermin di Kalimantan Timur

danau labuan cermin

Danau Labuan Cermin terletak di desa Biduk-Biduk Berau Kalimantan Timur. Dinamakan Labuan Cermin karena airnya yang jernih nampak seperti cermin. Warna air di danau Labuan Cermin selalu berubah-ubah bergradasi dari biru tua, biru muda, putih dan hijau.Karena airnya yang sangat jernih kamu bisa melihat dengan jelas dasar danau yang sedalam 3 meter dari atas permukaan air.

Di danau ini pengunjung bisa berenang, menyelam maupun ber-snorkeling. Selain indah danau Labuan Cermin adalah danau yang unik karena memiliki air asin pada bagian atas dan air tawar di bagian dasar danau. Saat menyelam ke badian dalam, maka batas antara air asin dan air tawarnya bisa terlihat dengan jelas. sehingga danau ini memiliki biota air yang beragam.

Dari pusat kota Berau menuju desa Biduk-Biduk dibutuhkan waktu perjalanan sekitar 6 jam, kemudian dilanjutkan dengan menyusuri hutan sekitar 30 menit, kamu akan menjumpai bermacam jenis flora dan fauna. Di sana ada perahu yang siap mengantar wisatawan untuk menyusuri keindahan danau sambil menikmati rimbunnya pepohonan di sekitar danau Labuan Cermin.

5. Danau Kelimutu 3 Warna di Flores

danau kelimutu 3 warna

Danau Tiga Warna adalah danau yang terdapat pada gunung Kelimutu, terletak di Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tepatnya di desa Pemo kecamatan Kelimutu kabupaten Ende, sesuai namanya danau Tiga Warna memiliki tiga buah danau di puncak gunung Kelimutu (gunung yang mendidih). Danau ini memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, putih dan biru, warna-warna pada danau ini selalu berubah-ubah.

Danau Tiga Warna memiliki nama masing-masing untuk setiap danaunya. Danau yang berwarna biru bernama Tiwu Nuwa Muri Koo Fai, danau yang berwarna merah bernama Tiwu Ata Polo sedangkan danau berwarna putih diberi nama Tiwu Ata Mbupu. Danau Tiga Warna memiliki luas 1.051.000 meter persegi dengan volume air 1.292 juta meter kubik. Danau ini memiliki batas dinding batu sempit yang terjal dan mudah longsor yang tingginya berkisar antara 50-100 meter.

6. Danau Kakaban di Berau Kalimantan Timur

danau kakaban

Danau Kakaban merupakan danau air asin yang terperangkap di sebuah pulau yang terbentuk sejak zaman prasejarah peralihan Holosin. Terletak di kabupaten Berau Kalimantan Timur, danau Kakaban memiliki luas sekitar 5 km² dan dikelilingi oleh dinding karang setinggi 50 meter, sehingga air laut yang terperangkap tidak bisa keluar dan menjadi sebuah danau.

Dalam bahasa daerah setempat pulau Kakaban memiliki arti “memeluk”, sehingga pulau Kakaban dapat diartikan “sebuah pulau yang memeluk danau”, termasuk flora dan faunanya yang ada di dalamnya. Pulau Kakaban adalah pulau yang memiliki kekayaan biologi yang ada di Indonesia. Danau Kakaban memiliki air yang lebih tawar dibandingkan air laut yang ada di sekitarnya, hal ini desebabkan evolusi yang cukup lama oleh hujan dan air tanah.

Perubahan ini berdampak juga pada adaptasi hewan laut yang ada di dalamnya. misalnya ubur-ubur laut yang sekarang masih tetap bertahan hidup padahal kesadahan air di dalamnya sudah berubah. Danau Kakaban memiliki 4 jenis ubur-ubur yang hidup di dalamnya, salah satunya adalah ubur-ubur Cassiopea, ubur-ubur langka yang tidak menyengat. Pulau Kakaban adalah satu-satunya pulau di Indonesia yang mempunyai danau di tengah- tengah pulau.

7. Danau Matano di Sulawesi Selatan

danau matano

Danau Matano adalah sebuah danau tektonik yang berada di kota Sorowako kabupaten Luwu Timur Sulawesi Selatan. Danau Matano berada pada ketinggian 382 Mdpl, memiliki panjang 28 kilometer dan lebar 8 kilometer, dengan kedalaman mencapai 590 meter. Sehingga World Wide Fund for Nature menobatkan danau Matano sebagai danau terdalam di Asia Tenggara dan terdalam ke-8 di dunia.

Danau Matano merupakan salah satu danau purba di dunia, terbentuk pada masa Pleosen sekirar 1-4 juta tahun yang lalu dari patahan strike-slip fault yang diakibatkan oleh aktivitas tektonik. Danau Matano adalah danau tertua di antara empat danau yang membentuk sistim danau Malili yaitu danau Towuti, danau Mahalona, danau Masapi dan Lontoa, hal ini berdasarkan analisa karakteristik endapan.

Danau Matano memiliki spesies kerang Tylomelania, spesies kepiting Gecarcinucidae dan spesies ikan bersirip tajam Thelmaterinidae. Spesies ikan yang menarik yang hidup di danau ini adalah ikan butini dan Ikan Opudi.

8. Danau Gunung Tujuh di Kerinci Jambi

danau gunung tujuh

Danau Gunung Tujuh merupakan Danau yang terletak di kawasan Gunung Tujuh, tepatnya di desa Pelompek kecamatan Ayu Aro kabupaten Kerinci Jambi. Gunung Tujuh merupakan sebuah gunung yang berada tepat di belakang Gunung Kerinci yang masih termasuk dalam wilayah Taman Nasional Kerinci Seblat. Dengan ketinggian 1.950 Mdpl danau Gunung Tujuh merupakan salah satu danau tertinggi yang ada di Indonesia. Dengan ketinggian tersebut danau Gunung Tujuh memiliki air yang sangat dingi di pagi hari.

Dinamakan namakan danau Gunung Tujuh karena danau ini dikelilingi oleh tujuh gunung, yaitu Gunung Hulu Tebo, Gunung Hulu Sangir, Gunung Madura Besi, Gunung Lumut, Gunung Selasih, Gunung Jar Panggang dan Gunung Tujuh itu sendiri. Pada beberapa gunung ini terdapat sumber air yang mengalir ke danau Gunung Tujuh sehingga air di dalam danau tersebut tidak pernah habis.

9. Danau Weekuri di Sumba Barat Daya

danau weekuri

Danau Weekuri terletak di desa Kalenarogo kecamatan Kodi Utara kabupaten Sumba Barat Daya Nusa Tenggara Timur. Berada sekitar 60 km dari pusat kota Tambolaka kabupaten Sumba Barat Daya. Danau Weekuri merupakan salah satu laguna terindah yang ada di Indonesia yang memiliki air yang asin karena berasal dari air laut. Danau Weekuri dikelilingi dengan gugusan karang, dimana air laut masuk melalui sela-sela gugusan karang tersebut.

Air pada danau Weekuri sangat jernih dan berwarna biru kehijau-hijauan, sehingga kamu bisa melihat dasar danau dengan jelas. Danau Weekuri sangat cocok untuk berenang karena tidak terlalu dalam. Suasananya masih sangat asri, tenang dan jauh dari kata ramai. Pemandangannya dari atas danau sangat luar biasa cantik

Berjarak sekitar 60 km dari pusat kota Tambolaka, untuk menuju ke lokasi danau kamu bisa menyewa mobil untuk menuju ke lokasi, sebagian jalan yang menuju ke danau ada yang sudah beraspal, namun sebagian masih tanah berkerikil. Tidak ada petunjuk arah menuju lokasi danau, kamu bisa menggunakan GPS atau bertanya kepada penduduk sekitar.

10. Danau Biru Singkawang di Kalimantan Barat

danau singkawang

Danau Biru adalah sebuah danau bekas galian tambang emas yang terletak di Singkawang Kalimantan Barat. Pemandangan danau Biru sangat mempesona dengan pemandangan khas air danaunya yang berwarna kebiru-biruan. Banyak pengunjung menjadikan lokasi wisata ini sebagai lokasi foto pre-wedding. Namun pengunjung dilarang untuk berenang berenang di area danau karena air danau masih mengandung zat-zat kimia yang berbahaya bagi manusia.

6 Comments

  1. Wizam 28 Agustus 2015
  2. Alris 3 September 2015
  3. Vendy Surya 8 Oktober 2015
  4. Pingback: AIR TERJUN DI INDONESIA 8 Oktober 2015
  5. Pingback: GAMBAR AIR TERJUN DI INDONESIA 8 Oktober 2015
  6. cumilebay.com 11 November 2015
  7. Pingback: 10 Air Terjun Paling Indah di Indonesia! 24 November 2015
  8. Hamonangan 19 Mei 2016
  9. Tian 20 Mei 2016

Leave a Reply