Baper Itu Apa Sih?

“Aaaa… Dengerin lagunya Adele, bawaannya jadi baper mulu, pengen mewek… Hiks hiks” ;(

‘Baper’ Entah siapa yang memulai kata ini, entah kapan kata ini dimulai. Tiba-tiba kata ‘baper’ jadi nge-hits banget di sosial media. Tapi apa sih baper itu? Baper adalah singkatan dari Bawaperasaan, yaitu keadaan dimana seseorang terlalu menganggap serius suatu hal atau terlalu terbawa perasaannya.

Penyebab baper bagi masing-masing orang pasti beda-beda, tapi mungkin semua orang pernah merasakan yang namanya baper, apa lagi mereka yang sedang LDR. Mulai dari anak alay, ABG labil sampai kesemua lapisan usia. Baper biasanya terjadi pada seseorang yang terlalu sensitif. Lalu apa sih kategori orang yang disebut sensitif atau istilah sekarang ‘baper’ ini? Berikut uraiannya:

1. Memerlukan Waktu Menyendiri

Orang yang sensitif biasanya memerlukan waktu menyendiri sebagai bentuk waktu berkualitas. Ini penting bagi mereka untuk menganalisa dan berpikir mengenai keadaan di lingkungan sekitar. Waktu menyendiri tersebut biasanya dimanfaatkan sebagai momen intropeksi diri.

2. Sering Dikira Orang Lemah

Hati yang lebih mudah tersentuh, membuat orang sensitif dinilai memiliki karakter lemah dan cepat menyerah. Penilaian itu tentunya salah. Sebab, mereka sebenarnya adalah orang yang bermental kuat, ringan tangan, dan punya empati tinggi.

3. Sering Menjadi Tempat Curhat

Mereka yang sensitif memang tepat dijadikan sebagai teman curhat. Sebab, rasa peka yang mendalam membentuk mereka menjadi pendengar yang baik dan mampu menenangkan teman yang tengah gundah gulana.

4. Mudah Tersentuh

Saat orang lain merasakan kepedihan, biasanya orang sensitif akan sangat mudah merasakan kesedihan yang sama.

5. Sulit Menolak

Pembawaan ingin selalu menolong dan membahagiakan orang lain, membuat orang sensitif jadi sulit untuk menolak sesuatu. Umumnya, mereka menunjukkan penolakan dengan cara diam.

6. Mudah Senang dan Sedih

Orang sensitif dapat dengan mudah merasa sedih dan senang dalam taraf yang berlebihan. Hal inilah yang akhirnya membuat orang sensitif acap kali menderita kelelahan emosional.

***

Baper sebenarna adalah perasaan yang seharusnya dihindari, karena hanya akan membuatmu menjadi sedih. Baper dan galau adalah perasaan yang hapir sama, karena itu harus dihindari. Untuk menghindari perasaan baper yang tiba-tiba datang menyerang, kamu bisa melakukan tips-tips berikut ini.

1. Jangan Baper

(lakako.com)

(LakakoCom)

Sebenarnya tidak salah jika kamu adalah tipe orang yang selalu membawa perasaan, itu adalah tanda kamu memiliki rasa empati yang tinggi. Tapi kalau semua hal di-baper-in, bukankah malah jadi nggak baik? Apa lagi kalau yang bikin baper adalah gebetan, pacar, atau mantan, pasti bikin tingkat bepermu meningkat. Sebelum semua itu terjadi, katakan pada dirimu sendiri “jangan baper!”.

2. Hapus Lagu-lagu Mellow dari Daftar Playlist-mu

(hercampus.com)

(HercampusCom)

Gak bisa dipungkiri, lagu mellow atau lagu-lagu yang memiliki lirik yang sedih adalah hal yang membuat baper semakin menjadi. Jadi untuk menghindari tingkat baper yang berlebihan, kamu bisa menghapus lagu-lagu mellow dari daftar playlist-mu. Kamu sadari atau nggak, lagu-lagu mellow akan membuat orang yang mendengarkan menjadi ikut terbawa perasaan atau baper.

3. Jangan Suka Bilang “Nggak Apa-apa”

(bintang.com)

(BintangCom)

Biasanya yang sering bilang “nggak apa-apa” adalah cewek. Jangan suka bilang “nggak apa-apa” jika kenyataanya telah terjadi apa-apa. Ada baiknya jika kamu mengungkapkan apa yang kamu rasakan kepada orang lain, setidaknya ini akan mengurangi sedikit bebanmu. Memang kebanyakan orang hanya penasaran dan bukan peduli, namun permasalahan yang kamu pendam sendiri hanya akan menambah tingkat kebaperanmu.

4. Jangan Membuat Ekspektasi Sendiri

(NprOrg)

(NprOrg)

“Hai kamu apa kabar? Aku kangen nih..”, “Wah si dia udah ngasih kode buat balikan nih”. Hanya karena dia bilang kangen, bukan berarti dia ingin balikan dengan kamu. Bisa jadi dia hanya ingin menjalin hubungan persahabatan yang baik denganmu. Jangan membuat ekspektasi sendiri, karena itulah yang namanya baper.

5. Baper dan Ge-er Itu Hampir Sama

(PinterestCom)

(PinterestCom)

Untuk menghindari kebaperan kamu harus bisa membedakan perhatian dengan perbuatan baik seseorang. Jika dia berbuat baik sama kamu, itu karena mungkin dia memang baik kepada semua orang. Kamu yang baper merasa kalau dia perhatian sama kamu. Maka mulai sekarang belajarlah membedakan antara kebaikan dengan perhatian.

***

Kumpulan meme tentang Apa Itu Baper?

‘Baper’ Itu Apa Sih?

(instagram.com)

Oh ini yang dimaksud bunga bapernder (InstagramCom)

Baper adalah (TwicsyCom)

(HipweeCom)

Baper apa laper? (HipweeCom)

(instagram.com)

Baper! Bukan lemper (InstagramCom)

(hipwee.com)

Itu wafer (HipweeCom)

(mulpix.com)

Loe rese kalo lagi baper, eh laper (MulpixCom)

(starstagram.com)

Serba salah di zaman sekarang (StarstagramCom)

***

Baper nggak lengkap rasanya kalau nggak sambil dengerin musik dari Adele yang berjudul ‘Hello‘ ini. Setelah dengerin lagu ini, mungkin kamu bakalan nggak tahan untuk nanyain kabar dari sang mantan. Jadi siap-siap baper dan selamat ber-baper-ria ya!

Hello, it’s me
I was wondering if after all these years you’d like to meet
To go over everything
They say that time’s supposed to heal ya
But I ain’t done much healing

Leave a Reply