7 Bumbu Dapur yang Bisa Digunakan Sebagai Antibiotik Alami

Di Indonesia ada banyak sekali bahan makanan herbal yang berkhasiat sebagai antibiotik alami, yang berfungsi sebagai sistem imun atau kekebalan tubuh. Antibiotik dibutuhkan untuk melawan terjadinya infeksi yang disebabkan oleh bakteri merugikan. Dibutuhkan konsumsi makanan tertentu untuk merangsang fungsi kekebalan tubuh, sehingga tubuh tidak mudah terserang virus penyakit dan senantiasa terjaga kesehatannya.

Walaupun antibiotik berguna untuk melawan bakteri penyakit, namun tidak boleh sembarangan diberikan tanpa petunjuk medis terutama antibiotik kimia, karena selain menyebabkan efek samping juga akan membuat beberapa bekteri penyakit menjadi kebal. Maka dari itu kamu bisa beralih menggunakan bahan herbal yang tidak menimbulkan efek samping, jika kamu sedang terserang flu atau batuk, bahan makanan yang ada di dapur ini bisa kamu manfaatkan sebagai antibiotik alami.

1. Madu Murni

madu murni

Madu adalah sumber makanan yang di dalamnya terdapat antioksidan, vitamin dan juga mineral. Madu dihasilkan dari nektar bunga oleh para lebah pekerja, 1 koloni lebah terdiri dari 20 ribu sampai 60 ribu lebah madu dan hanya memiliki 1 lebah ratu. untuk menghasilkan setengah kilogram madu dibutuhkan serbuk sari dari sekitar 2 juta kuntum bunga. Madu adalah salah satu makanan yang tidak berkadaluarsa.

Madu adalah antibiotik alami karena bisa membunuh virus Influenza dan menyembuhkan penyakit flu. Sebagai antibiotik, madu juga bisa membantu membersihkan luka dari nanah, menyerap air pada luka dan memperbaiki jaringan dengan cepat. Dengan minum campuran lemon dan madu, bisa digunakan untuk menyembuhkan radang tenggorokan. Mengoleskan campuran madu dengan lemon pada wajah juga bisa membantu mengusir noda bekas jerawat.

Cara membedakan madu murni dan palsu adalah dengan memasukkan madu ke dalam air, madu murni akan menggumpal, sedangkan madu palsu akan terurai. Atau dengan meneteskan madu pada selembar kertas atau koran, madu palsu akan mudah terserap pada kertas sedangkan madu murni tidak.

2. Bawang Putih

bawang putih

Bawang putih atau yang bernama latin Allium sativum ini adalah nama tanaman dari genus Allium, berasal Asia Tengah, dan sudah lama menjadi bahan utama untuk bumbu dasar masakan di Indonesia. Bawang putih memiliki banyak kegunaan karena mengandung antivirus, antibakteri, antijamur dan antioksidan alami. Garlic atau bawang putih bermanfaat sebagai antibiotik alami pada tubuh manusia.

Bawang putih bau karena menyerap sulfur yang ada pada tanah, senyawa sulfur dalam bawang putih berfungsi untuk mengaktifkan enzim yang ada pada hati untuk menghilangkan racun dari dalam tubuh. Bagi para pria, mengkonsumsi sedikitnya 5 siung bawang putih dalam 1 minggu bisa menghindarkan pria dewasa dari resiko kanker prostat. Mengunyah bawang putih yang dicampur dengan garam bisa meredakan nyeri pada daerah gigi yang sakit karena bawang putih bisa membunuh kuman penyebab sakit gigi.

3. Bawang Merah

bawang merah

Bawang merah atau Allium cepa dalam bahasa latin adalah sejenis tanaman yang menjadi bumbu dasar masakan di Asia Tenggara termasuk di Indonesia. Bawang merah atau dalam bahasa jawa disebut brambang banyak mengandung vitamin C, kalium, kalsium, zat besi dan asam folat. Selain itu bawang merah juga mengandung efek antiseptik dan senyawa alliin yang berguna sebagai anti biotik alami. Pada tubuh manusia senyawa alliin diubah menjadi asam piruvat, amonia, dan alliisin yang berfungsi sebagai anti mikoba dan bersifat bakterisida.

Bawang merah dapat berguna untuk mengobati sakit maag, masuk angin, menurunkan kadar gula dan kolesterol dalam darah. Bawang merah baik dikonsumsi penderita diabetes karena bawang merah dapat meningkatkan aktifitas fibrinotik dan menghambat penimbunan trombosit. Rajin mengkonsumsi bawang merah bisa memperlancar pernafasan dan memperlancar aliran darah. Bawang merah juga bisa merangsang pertumbuhan rambut.

4. Teh Hijau

teh hijau

Teh hijau merupakan nama minuman teh yang terbuat dari tanaman teh Camellia sinensis yang telah mengalami proses pemanasan tertentu untuk mencegah terjadinya oksidasi. Teh hijau adalah minuman yang populer di daratan Jepang, Tiongkok dan negara-negara di Asia Tenggara.

Minum 2 cangkir teh hijau setiap hari bisa mengurangi risiko terkena flu karena teh hijau berperan sebagai antibiotik alami. Teh hijau mengandung antibakteri yang dapat menghancurkan plak pada gigi. Teh hijau mengandung senyawa epigallocatechin-3-gallate, senyawa ini berguna untuk membunuh sel-sel kanker mulut tanpa merusak sel yang normal. Kandungan antioksidan pada teh hijau akan bertambah pesat jika ditambahkan dengan lemon.

5. Jahe

jahe

Jahe adalah sejenis tanaman rimpang yang dikenal sebagai rempah-rempah dan tanaman obat. Rimpangnya berbentuk seperti jemari yang menggembung di ruas-ruas tengah. Rasa pedas pada jahe disebabkan oleh senyawa keton bernama zingeron. WHO menempatkan jahe sebagai tanaman obat yang paling banyak digunakan di seluruh dunia. Karena jahe mengandung senyawa yang berguna sebagai antibiotik alami.

Esktrak tanaman jahe bisa menjadi cara efektif dan aman untuk mengobati sakit kepala sebelah atau migrain. Rajin minum air seduhan jahe sebelum makan bisa mencegah terjadinya perut buncit. Jahe segar yang dibakar kemudian diseduh hangat dan dicampur bawang putih cincang dapat membantu mengatasi masalah asma.

6. Kunyit

kunyit

Kunyit atau dalam bahasa jawa disebut kunir adalah salah satu tanaman rempah-rempah yang berasal dari wilayah Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri tanaman rempah ini digunakan sebagai pelengkap bumbu masakan, jamu untuk menjaga kesehatan dan juga untuk perawatan kecantikan. Kurkumin kunyit memiliki sifat antibiotik alami yang bermanfaat untuk meningkatkan sistem imun pada tubuh.

Selain sebagai antibiotik alami kunyit bisa mengurangi kebiasaan mendengkur saat tidur, caranya dengan meminum segelas sari kunyit dicampur dengan beberapa sendok madu. Satu sendok teh bubuk kunyit ditambah dengan segelas susu 1 kali sehari saat perut kosong, efektif untuk mengobati penyakit bronkitis. Kunyit memiliki sifat anti-inflamasi yang berguna untuk menghilangkan gangguan psikologis seperti depresi, dan bisa mencegah ingatan negatif atau menakutkan tersimpan di dalam otak kita.

7. Lemon

jeruk lemon

Lemon adalah salah satu jenis tanaman sitrun atau jeruk yang daging buahnya memiliki rasa asam. Selain dimakan langsung, buah lemon juga biasa dimanfaatkan sebagai bahan masakan atau juga untuk perawatan kecantikan. Lemon banyak mengandung vitamin C, antioksidan, coumarin dan tetrazine yang membantu melawan beberapa patogen dan berperan sebagai antibiotik alami.

Lemon baik untuk kecantikan kulit karena kandungan antioksidannya mampu mempercepat proses pembaharuan sel kulit. Lemon bisa membuat perut kenyang lebih lama karena mengandung pektin sehingga cocok untuk makanan pendamping diet. Perasan air lemon memiliki sifat antibakteri yang bisa membantu menyingkirkan infeksi serta radang tenggorokan dan mengurangi sakit batuk.

No Responses

  1. Pingback: Cara alami meluruskan rambut 8 Oktober 2015

Leave a Reply